aktifitas renang
Mengenai Saya
Olahraga renangsudah dikenal sejak dahulu kala & dilaksanakan tidak saja oleh umum, tapi juga dilakukan dengan tujuan pendidikan. Renang adalah olahraga air,dimana ada air maka berenang dapat dilakukan. Laut, kolam renang dan sungai dapat digunakan untuk berenang. Indonesia telah mengenal olahraga renang sejak jaman penjajahan belanda, yang mana kolam renang sudah mulai dibuat, misalnya tahun 1904 di bandung, tahun 1930 di jakarta, tahun 1940 di surabaya, dan semarang. Pada tahun 1957, terbentuklah Perserikatan Renang Seluruh Indonesia (PBSI) yang kemudian PBSI diubah menjadi PRSI. Perenang-perenang sudah bermunculan dimana-mana terutama di kota yang ada kolam renangnya, anak-anak sekolah memenuhi kolam-kolam renang untuk belajar renang
SEJARAH RENANG
Mungkin sebagian dari Anda mempunyai hobi berenang. Tapi Do You Know? Renang ternyata telah dikenal sejah zaman pra-sejarah. Dari gambar-gambar yang berasal dari zaman batu diketahui adanya gua-gua bagi para perenang di dekat Wadi Sora sebelah barat daya Mesir. Di Jepang, renang adalah kemampuan yang harus dimiliki oleh para samurai. Sejarah mencatat, pertandingan renang pertama diselenggarakan oleh Kaisar Suigui pada 36 sebelum Masehi. Do you know? Pertandingan renang yang memperebutkan gelar juara telah dimulai di Eropa sekitar tahun 1800 dan sebagian besar menggunakan gaya dada. Renang gaya bebas pertama kali dikenalkan oleh Arthur Trudgen. Gaya ini kemudian mulai dikombinasikan dengan gaya kaki yang menendang oleh Richard Cavill pada 1902. Di abad pertengahan, renang termasuk dalam tujuh kemahiran yang harus dimiliki oleh para ksatria termasuk berenang dengan membawa senjata. Olahraga renang pertama kali dipertandingkan dalam Olimpiade modern 1896 di Athena, Yunani. Pada Olimpiade ini, hanya empat nomor yang dipertandingkan dari rencana semula enam nomor. Masing-masing adalah nomor 100 meter, 500 meter, 1.200 meter, nomor bebas, dan 100 meter bagi para pelaut. Olimpiade kedua diselenggarakan di Paris, Prancis pada 1900 dan mempertandingkan nomor 200 m, 1.000 m, 4.000 m, nomor bebas, 200 m gaya dada, dan 200 m nomor beregu. Persatuan Renang Internasional (Federation Internationale De Natation De Amateur/FINA) dibentuk tahun 1908 semula menetapkan, gaya kupu-kupu adalah variasi gaya dada. Gaya ini baru menjadi gaya terpisah di tahun 1952. Wanita baru diperkenankan ikut pertandingan renang pada Olimpiade 1912 di Stockholm, Belanda. Itupun baru nomor bebas. Seiring dengan perkembangan olah raga renang renang semakin popular. Penggemar renang semakin bertambah. Bahkan, seringkali anak-anak diajarkan renang pada usia sangat dini
Renang indah
Renang indah (bahasa Inggris: synchronized swimming) atau renang sinkronisasi adalah olahraga yang memadukan unsur-unsur renang, senam, dan tari. Olahraga ini dipertandingkan secara beregu, tunggal, duet, atau trio. Renang indah memadukan kekuatan dan ketahanan fisik dengan keluwesan, keanggunan, nilai artistik, dan kemampuan menahan nafas sewaktu berada di dalam air. Berkembang awal tahun 1900-an di Kanada, renang indah adalah olahraga yang didominasi wanita.
Renang indah sudah menjadi salah satu cabang eksibisi sejak Olimpiade Helsinki 1952, tapi baru mulai dipertandingkan sejak Olimpiade Los Angeles 1984. Pertandingan renang indah di olimpiade dan kejuaraan dunia renang indah tidak terbuka untuk pria. USA Synchro dan Synchro Canada adalah kejuaraan nasional di AS dan Kanada yang menerima peserta pria.
Atlet renang indah dituntut memiliki kekuatan fisik, kelenturan tubuh, dan kemampuan aerobik yang tinggi dalam melakukan gerakan yang tersinkronisasi. Di hadapan juri, perenang indah melakukan dua set gerakan wajib yang terdiri dari gerakan teknis dan gerakan bebas.
Renang indah diatur Federasi Renang Internasional (FINA). Di Indonesia, renang indah berada di bawah naungan Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI), dan dipertandingkan di Kejuaraan Nasional Renang Indah Kelompok Umur serta Pekan Olahraga Nasional. Renang indah antara lain juga dipertandingkan dalam Kejuaraan Renang Asia.
Sejarah
Sejarah renang indah sebagai olahraga yang dipertandingkan dan memiliki organisasi dimulai sejak awal abad ke-20, walaupun ditemukan bukti-bukti bahwa orang di zaman kuno sudah melakukan gerakan-gerakan seperti balet di dalam air. Pertandingan renang indah pertama kali dilakukan tahun 1890 dan 1891 di Berlin, serta tahun 1892 di London. Pada waktu itu, pertandingan renang indah hanya boleh diikuti peserta pria. Wanita pertama kali mengikuti pertandingan renang indah pada tahun 1907. Pada awalnya, renang indah (synchronized swimming) disebut sebagai artistic swimming, ornamental swimming, figure swimming, pattern swimming, atau scientific swimming. Sekelompok wanita Kanada pimpinan atlet polo air sekaligus penyelam bernama Margaret Sellers mengembangkan olahraga ornamental swimming yang teknik dasar renang dengan teknik untuk menyelamatkan orang tenggelam.
Pada tahun 1907, pebalet Annette Kellerman dari Australia menari balet di dalam akuarium di New York Hippodrome dan mendapat perhatian luas dari publik Amerika Serikat. Selanjutnya pada tahun 1915, mahasiswa Universitas Wisconsin, Katherine Curtis mengembangkan renang indah dengan mencampur gerakan sulit di dalam air dengan gerakan selam. Pada tahun 1923, Katherine Curtis mendirikan klub balet air bernama Modern Mermaids di Universitas Chicago, dan menjadikan balet air sebagai salah satu atraksi dalam pameran dagang Century of Progress World’s Fair tahun 1934 di Chicago.
Pebalet air Annette Kellerman menjadi inspirasi bagi film Million Dollar Mermaid. Film tersebut dibintangi Esther Williams yang juga juara AS renang gaya bebas dan atlet renang olimpiade mewakili AS. Gadis muda mulai menggemari renang indah setelah MGM membuat serangkaian film musikal bertemakan olahraga renang sepanjang tahun 1940-an dan 1950-an. Pada tahun 1970-an dan 1980-an, juara renang asal Ft. Lauderdale, Charkie Phillips menghidupkan kembali “balet air” di televisi dalam acara “The Brady Bunch Variety Hour”, “The Big Show”, dan bersama Miss Piggy dalam film The Great Muppet Caper.
Setelah melakukan pertunjukan keliling dunia, perenang AS yang mempertontonkan eksibisi renang indah di Olimpiade Roma 1960. Namun baru pada Olimpiade Los Angeles 1984, renang indah dijadikan salah satu cabang pertandingan di olimpiade. Pada waktu itu, cabang renang indah di olimpiade memiliki dua jenis pertandingan, duet dan tunggal. Sekarang, cabang renang indah di olimpiade hanya mempertandingkan kategori duet (2 perenang) dan beregu (satu regu 8 perenang). Kejuaraan nasional renang indah di Amerika Serikat merupakan satu-satunya kejuaraan di dunia yang mempertandingkan kategori trio (3 perenang).
Peraturan dan penilaian
Renang indah memiliki 2 cabang pertandingan, figure (sikap dasar) dan technical routine yang masing-masing dibawakan dalam batasan waktu. Cabang figure mempertandingkan kesempurnaan gerakan secara teknis dan tidak menggunakan musik. Sebaliknya, cabang technical routine menggunakan musik. Gerakan renang yang dilakukan atlet harus berdasarkan urutan yang sudah ditetapkan sebelumnya, termasuk di antaranya: boost, rocket, thrust, dan twirl. Cabang figure dan technical routine masing-masing bisa dipertandingkan secara tunggal, duet, atau beregu dengan masing-masing regu terdiri dari 8 perenang.
Dalam setiap pertandingan figure maupun technical routine, atlet diminta melakukan 2 set gerakan, technical routine (TR) dan free routine (FR). Penilaian untuk masing-masing set gerakan:
Technical routine
* Pelaksanaan (execution)
* Kesan keseluruhan (overall impression)
Free routine
* Keterampilan teknis (technical merit)
* Kesan artistik (artistic impression)
Nilai total tertinggi yang bisa diperoleh atlet atau regu adalah 100. Perolehan nilai dihitung dari nilai total yang diperoleh atlet untuk masing-masing set gerakan.
Juri terdiri dari 10 orang yang dibagi menjadi dua kelompok dengan masing -masing kelompok terdiri dari 5 orang juri. Kelompok juri yang satu menilai keterampilan teknis, sedangkan kelompok juri yang lain menilai kesan artistik. Setiap juri berhak memberi nilai tertinggi 10.
Peralatan
Atlet renang indah biasanya menggunakan penjepit hidung agar air tidak masuk ke dalam hidung, Atlet bernafas melalui mulut sewaktu kepala berada di permukaan air. Penggunaan kacamata renang (goggle) tidak diizinkan dalam pertandingan dengan alasan terlalu menarik perhatian. Baju renang yang dipakai atlet dalam pertandingan didesain seindah mungkin dan sering diberi hiasan. Rambut atlet wanita diikat ke atas dan diberi berbagai hiasan rambut. Tata rias tebal sering digunakan atlet wanita untuk menggambarkan perasaan atau emosi yang sesuai dengan tema yang dibawakan.
Kostum dan musik merupakan faktor yang menunjang kesan keseluruhan (overall impression) dan kesan artistik (artistic impression). Kolam renang untuk pertandingan renang indah memiliki pengeras suara bawah air agar musik bisa tetap didengar atlet sewaktu berada di bawah permukaan air.
Cara Bernafas dalam Renang Gaya Bebas 2 Juni, 2008
Posted by abdurrosyid in Olahraga dan Kesehatan.
Tags: belajar, bernafas, bernapas, freestyle, gaya, gaya bebas, kayuhan, renang
trackback
Diantara empat gaya renang yang ada (gaya dada, gaya bebas, gaya kupu-kupu, dan gaya punggung), yang paling sulit cara bernafasnya adalah gaya bebas. Dalam gaya dada dan gaya kupu-kupu, bernafas bisa dilakukan dengan mudah karena ada saat dimana kepala kita seluruhnya berada diatas permukaan air. Bernafas dalam gaya punggung juga tidak sulit karena kepala dan tubuh kita menghadap dengan bebas ke arah langit. Adapun dalam gaya bebas, kepala kita tidak boleh sepenuhnya menyembul dari permukaan air. Inilah yang menjadikan bernafas dalam gaya bebas terasa lebih sulit.
Namun jika sudah biasa, tidak akan ada lagi hal yang sulit. Mengambil (menghirup) nafas dalam gaya bebas kita lakukan semenjak 2/3 kayuhan tangan kita, dan kita akhiri pada saat tangan kita kembali masuk kedalam air. Kita ambil contoh mengambil nafas ke sisi kiri. Pada saat kayuhan tangan kiri kita sejajar dengan dada, akan timbul gaya angkat pada sisi kiri tubuh kita. Akibatnya, tubuh pun akan miring menghadap ke sisi kiri. Pada saat itulah kita mulai mengambil nafas. Dan kemiringan tubuh kita dengan sendirinya akan membantu wajah kita untuk bisa menyembul keatas permukaan air dengan mudah dan alami.
Pada saat wajah Anda kembali terbenam kedalam air, keluarkanlah udara dengan santai dari hidung Anda. Ini akan menimbulkan gelembung-gelembung air yang keluar dari hidung Anda.
Lalu kapan kita mengambil nafas? Untuk renang jarak jauh semisal 1500 meter, beberapa perenang hebat seperti Grant Hackett mengambil nafas setiap dua kayuhan sekali. Ini artinya hanya berselang satu kayuhan saja, dan karenanya bernafasnya pun hanya ke satu sisi saja: ke kiri saja atau ke kanan saja.
Namun ada juga beberapa perenang yang mengambil nafas setiap tiga kayuhan sekali. Ini artinya pengambilan nafas akan dilakukan bergantian ke kiri dan ke kanan. Cara bernafas seperti dikenal sebagai bilateral breathing. Lalu mana yang lebih baik antara mengambil nafas ke satu sisi saja atau mengambil nafas ke dua sisi secara bergantian? Jawabannya, suka-suka Anda. Lakukanlah yang menurut Anda lebih rileks, santai, nyaman dan cocok untuk Anda. Jadi yang terpenting, Anda merasa nyaman ketika bernafas.
Meski demikian, banyak perenang sprint gaya bebas (50 meter atau 100 meter) yang berusaha semaksimal mungkin untuk menahan nafas mereka selama balapan. Mereka hanya mengambil nafas ketika betul-betul memerlukannya. Hal tersebut dilakukan agar tidak terjadi pengurangan kecepatan yang biasanya terjadi ketika seorang perenang gaya bebas sedang mengambil nafas.
Belajar Teknik Renang Di Water Park
1. Berenanglah sering dan rutin
jika kamu tidak berenang di waterpark rata-rata 3x dalam seminggu, kamu akan kehilangan ‘feeling’ mu dalam air dan teknikmu akan mulai memburuk. Tidak ada ‘feeling’, tidak ada teknik waterpark, tidak ada kecepatan.jika pilihannya antara berenang satu atau dua kali dalam waktu yang lama,dengan berenang 3 atau 4 kali dengan waktu yang lebih pendek, para perenang kelihatannya tampil lebih baik saat berenang lebih rutin daripada berenang lama tetapi hanya satu kali dalam seminggu.
2. Berenanglah dengan teknik yang baik.
Pertahankan teknik yang terbaik sebisa mungkin dalam segala kecepatan.jika kamu berusaha berenang sangat cepat dengan teknik water sport yang buruk, kamu membuang energi. Jika kamu bisa mendisiplinkan dirimu untuk berenang dengan cepat dengan teknik yang baik, kamu akan membuat keuntungan yang lebih besar.
3. Lakukan ‘drills’ sebagai bagian dari setiap latihan.
Di awal latihan, di tengah-tengah latihan, ataupun di akhir latihan (atau kombinasi dari ketiganya) lakukan beberapa teknik water sport spesifik untuk meningkatkan keahlian berenang yang baik. Ada banyak ‘drills’ yang bisa membuatmu tetap bagus atau membantumu membangun teknik yang lebih baik.
4. Lakukan latihan perlombaan.
Satu atau dua kali seminggu (tergantung seberapa sering kamu berenang) lakukan perlombaan di tengah latihanmu di water park. Jika semua latihanmu terkofus pada meningkatkan teknik berenang, maka teknikmu akan meningkat. Tetapi apa yang akan terjadi apabila kamu berusaha untuk berenang cepat? Kamu akan menjadi lelah, teknikmu akan memburuk, jika kamu melakukan latihan perlombaan di water park-dikombinasikan dengan latihan teknik-sebagai latihan yang berbeda atau sebagai bagian dari latihan rutin-kamu akan belajar bagaimana mempertahankan teknik yang bagus selagi kamu berusaha berenang cepat.
5. Lakukan latihan ringan.
Tergantung pada goal renangmu, tidak ada alasan untuk melakukan latihan keras lebih dari satu atau dua kali dalam seminggu, selama kamu melakukan satu atau dua kali latihan ringan juga
Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang
tips berenang bagi pemula
- pandawa net forum – :: Hobbies and Interests :: Sports
Halaman 1 dari 1 • Share • Actions !
Actions !
Daftar Pesan Terbaru
Daftar Pesan Kiriman Anda
Daftar Pesan Belum Dibalas
Topic being watched
Send to a friend
Copy BBCode URL
Print this page
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down
*
*
*
*
*
*
*
tips berenang bagi pemula
Post by nGGee on Sat May 10, 2008 7:03 pm
Sedikit tips dari saya bagi perenang pemula (yang tidak berhasrat untuk mengikuti olimpiade), untuk bisa berenang Anda tidak perlu harus menguasai semua gaya. Pilihlah mana yang sesuai dengan kepribadian Anda. Loh, Shocked kok bisa nyambung? Iya, agar gaya tersebut lebih mudah dikuasai. Contohnya nih, perhatikan deh bedanya gaya katak dan gaya bebas. Gaya katak itu cenderung lebih santai dan memerlukan sedikit tenaga dibandingkan gaya bebas. Sehingga gaya katak lebih cocok untuk orang yang santai, memiliki stamina yang pas-pasan, pelan tapi pasti, PD dan berani untuk mencelupkan muka ke dalam air serta mengatur pernapasannya dengan baik. Sedangkan, gaya bebas cenderung lebih mudah dikuasai oleh orang yang aktif, lebih dinamis, punya tekad kuat, dan stamina yang lumayan tinggi. Kalau gaya punggung, cocok untuk orang yang suka melihat-lihat pemandangan sembari berenang ;b (ngasal abiss). Terus buat yang belum bisa ngambang vertically, jangan memaksakan diri untuk berenang di tempat yang dalam tanpa pengawasan dari orang yang tepat. cyclops
Olahraga renang memang baik untuk perkembangan tubuh, kesehatan jantung dan paru-paru anak-anak. Dan saya yakin kalau kemampuan anak untuk berenang sejak usia dini banyak dipengaruhi faktor pemahaman orangtua akan pentingnya memperkenalkan olahraga renang dengan baik, benar, dan yang paling penting: aman!
Meskipun sampai saat ini mereka berenang masih menggunakan pelampung yang dipasang di lengan, tapi saya perhatikan bahwa mereka sudah tidak takut-takut lagi dan mulai dapat menggerakkan tangan dan kakinya untuk melaju di air.
Olahraga air yang satu ini memang baik untuk perkembangan tubuh serta kesehatan jantung dan paru-paru. Dan saya yakin kalau kemampuan anak untuk berenang sejak usia dini banyak dipengaruhi oleh faktor pemahaman orangtua akan pentingnya memperkenalkan olahraga renang dengan baik, benar, dan yang paling penting: aman!
Untuk memberi yang terbaik dalam hal memperkenalkan olahraga renang ini, bisa saja mendaftarkan anak-anak ke klub renang atau bisa juga mengajarkan secara pribadi. Ingin tahu lebih jauh mengenai perkenalan olahraga renang? Rubrik bz!Blogaraga kali ini akan membahas 4 langkah mudah untuk memperkenalkan dan mengajarkan olahraga renang pada anak yang bisa anda lakukan sendiri.
Berenang adalah suatu olahraga yang memberikan kebugaran yang baik sekali kepada kesehatan badan dan jasmani
• untuk meningkatkan stamina.
• untuk melatih otot-otot tubuh
• untuk melatih jantung dan paru-paru bekerja secara lebih efisien, yang mana memberikan sirkulasi oksigen keseluruh tubuh
• untuk melatih daya mengapung ketika latihan, dan juga untuk mengurangi ketegangan pada tubuh.
1. Manfaatkan pelampung
Usahakan untuk memasang pelampung pada lengan anak, selain sebagai langkah pengamanan agar anak tidak tenggelam, pelampung juga dapat memberikan semacam kepercayaan diri yang lebih pada anak untuk lebih berani menggerakkan tangan dan kakinya di dalam air sebagai sebuah langkah awal. Pelampung lengan berkualitas baik dapat diperoleh dengan mudah dan dengan harga yang terjangkau di berbagai toko mainan besar di kota Anda
2. Menuntun di dalam air
Setelah anak Anda mulai berani menggerakkan tangan dan kakinya di dalam air, langkah berikutnya adalah mulai mencoba menuntunnya agar bisa melaju. Caranya: peganglah anak Anda dengan satu tangan pada perutnya, buatlah agar posisi badannya horizontal di permukaan air, kemudian mintalah ia untuk menggerakkan kakinya agar ia merasakan tubuhnya mulai melaju di dalam air. Tangan Anda yang menahan tubuhnya agar tetap horizontal hanya berfungsi sebagai ‘penuntun’ agar ia lebih mudah merasakan bahwa gerakan kakinyalah yang membuatnya melaju.
3. Buatlah anak Anda merasa nyaman
Langkah penting lainnya yang perlu juga Anda perhatikan adalah kemampuan Anda untuk menanamkan perasaan nyaman pada anak selama ia berada di dalam air. Tunjukkan dan berikan semangat kepadanya bahwa berenang atau bermain di dalam air adalah permainan baru yang sangat menyenangkan.
4. Kejar teman atau ayah dan ibu!
Apabila anak Anda mulai merasa semakin nyaman bermain dan menggerakkan tangan serta kakinya di dalam air, Anda bisa mendorong keberaniannya untuk melaju di dalam air tanpa bantuan. Caranya: lepaskan anak Anda dan berdirilah menjauh darinya kurang lebih satu meter, mintalah anak Anda untuk mengejar Anda, secara refleks dia akan menggerakkan tangan dan kakinya agar bisa melaju di dalam air untuk sampai ke pelukan Anda. Lakukan terus cara ini dalam tiap kesempatan berenang dengannya, dan secara perlahan perpanjang juga jarak berdiri Anda dengan anak Anda agar kemampuannya semakin berkembang.
Meskipun berenang merupakan olahraga atau permainan yang menyenangkan bagi anak, tentunya sebagai orang tua Atau pemandu Renang ada beberapa hal penting yang perlu juga anda perhatikan dengan cermat selama anda berada bersamanya di dalam kolam renang:
• Tak perlu terburu-buru, lakukanlah 4 langkah diatas secara bertahap, yang paling penting adalah tujuan anda untuk memperkenalkan anak pada olahraga renang bisa tercapai.
• Jangan berdiri terlalu jauh dari anak, pastikan agar anak dapat selalu melihat anda berada didekatnya, sehingga ia merasa lebih aman dan lebih berani bermain di dalam air.
• Pastikan juga bahwa pelampung di lengannya terpasang dengan baik pada posisi ideal, karena gerakan tangannya di dalam air kadang dapat membuat posisi pelampung terlampau naik atau terlampau turun.
• Berenang pada anak balita lebih merupakan sebuah permainan daripada sebuah olahraga, oleh karena itu jangan malu untuk membawa juga bola karet/plastik, rubber duck, ataupun mainan lainnya yang bisa dipakai air agar ia lebih tertarik untuk bermain didalam air.
Perlu juga diingat bahwa 4 langkah di atas sebaiknya dilakukan pada kolam renang dengan kedalaman minimal satu meter. Jangan kuatir anak Anda akan tenggelam karena pelampung akan memberikan pengamanan tambahan untuknya. Namun bila anak Anda berkeinginan untuk bermain di kolam anak-anak (yang biasanya berkedalaman setengah meter), lepaskan pelampung lengannya, dan selalu awasi anak Anda dengan seksama.
Dasar-dasar gaya renang ada 4 gaya
Gaya dada
Perenang meletakkan kaki dan tangan didalam air. kedua tangan digerakkan bersama-sama dengan gerakan melingkar, dan merentang keluar kedepan perenang kemudian diteruskan ke-air dan kembali ke bawah dagu. Dan pada waktu yang sama, perenang itu menendang dengan kaki mereka seperti kodok.
Gaya bebas
Gaya bebas adalah gaya yang paling cepat. Didalam gaya bebas, satu tangan melewati kepala perenang itu dan yang lainnya mendorong melalui air. Pada waktu bersamaan, kaki perenang bergerak keatas dan kebawah dengan cepat
Gaya punggung
Perenang harus tetap berada pada posisi membelakangi air setiap saat, kecuali ketika memutar. kaki bertindak seperti gaya bebas. Tangan bergerak satu persatu secara beraturan dengan gerakan melingkar melewati kepala perenang tersebut dan kemudian diteruskan keair.
Gaya kupu-kupu
Gaya kupu-kupu adalah gaya yang paling susah dikuasai. Perenang mengayunkan tangannya melewati atas air dan kemudian tarik kebawah melalui air. Pada waktu bersamaan, perenang tersebut perlu menggerakkan kaki mereka seperti tendangan lumba-lumba, menyamai kedua kaki untuk bergerak naik dan turun bersama-sama.
Tips Berenang Dikolam Renang
19 09 2009
rokok-lotion.jpgPerlu sahabat ketahui sebelum pergi ke kolam renang untuk berenang, sahabat harus membaca tips berenang dikolam renang.Tips ini perlu dilakukan karena saya sering melihat banyak anak-anak yang tenggelam dikolam renang saat mereka berenang. Tips ini tidak berlaku bagi anda yang tidak berenang dikolam renang. Misalnya tips ini tidak valid bila anda berenang di bak mandi.
* Tips yang pertama adalah, pastikan bahwa anda berenang dikolam renang, dan bukan berenang dikolam susu.
* Tips yang kedua. Gunakan celana renang dan jangan sekali-kali anda berenang tidak memakai celana. nanti anda dikira tarzan
* Tips yang ketiga. Bawalah rokok sampoerna mild, handbody dan sirup. (lihat perbekalan yang gw bawa di foto itu, lengkap khan)
* Tips yang keempat. Gunakan kaca mata renang dan jangan menggunakan helm
* Tips yang kelima. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Saya rasa cukup itu dulu tips berenang dikolam renang kali ini. Tak lupa saya mengajak sobat sekalian untuk membaca artikel yang sangat unik diblog mengembalikan jati diri bangsa
Bolehkah Ibu Hamil Berenang ?
Olahraga sangat dibutuhkan oleh wanita saat menjalani kehamilan. Tujuannya adalah untuk melemaskan dan menguatkan otot – otot yang menahan beban kehamilan selama lebih dari sembilan bulan. “ Yang terpenting adalah menjaga aliran darah ke jantung dan paru – paru agar normal dan mengalir lancar ke janin “, ujar Dr. Imran Agus Nursali , SpKO dari FKUI/RSCM. Bahkan menurut Dr.Imran berenang merupakan olahraga yang terbaik, yang artinya tidak membebani ibu hamil, mengingat beban tubuh berada di air sehingga beban ibu menjadi berkurang.
Kapan dan Berapa Lama Ibu Hamil Boleh Berenang?
Bila belum pernah berenang sebelumnya, ibu hamil bisa berenang pada trimester pertama secara bertahap dari ringan hingga yang berat. Wanita hamil yang belum pernah berenang, dapat melakukannya dengan berpegangan di dinding kolam dan melatih kaki mengayuh di air. Ada sumber lain yang mengatakan sebaiknya ibu hamil yang belum pernah berenang sebelumnya melakukannya pada trimester kedua kehamilan.
Lamanya berenang juga bertahap, mulai dari 5 menit sampai maksimal 20 menit. Sebelum berenang lakukan pemanasan selama 5 – 10 menit, stretching di kolam renang agar tidak menimbulkan gangguan saat berenang seperti kram, nyeri dan lainnya. Setelah berenang lakukan pendinginan. Air yang dipergunakan dianjurkan bersuhu antara 18 – 25 ºC.
Manfaat Berenang
Menurut dr.Imran, manfaat olahraga air ini untuk melatih kelenturan dan kekuatan otot – otot pinggul, paha, perut dan tulang belakang yang sangat diperlukan selama kehamilan dan persalinan. Dengan kekuatan otot – otot tersebut ibu hamil tidak terlalu berat membawa beban janin dalam perutnya.
Pasalnya beban yang ditanggung oleh ibu hamil dapat mempengaruhi kelengkungan tulang belakang sehingga dapat menimbulkan nyeri tulang belakang.
Hal yang terpenting, berenang juga termasuk tipe olahraga aerobik ringan. Ini berarti renang akan membantu meningkatkan kemampuan tubuh memproses dan menggunakan oksigen yang sangat diperlukan ibu hamil dan janinnya. Aliran darah ke jantung dan paru – paru menjadi lebih lancar, sehingga dapat mengalirkan darah secara maksimal sampai pada organ janin.
Selain itu tipe olahraga ini juga membantu meningkatkan sirkulasi oksigen, meningkatkan kekuatan otot dan membangun daya tahan tubuh. Olahraga ini memberikan keuntungan pada otot – otot jantung.
Menurut studi yang dipublikasikan dalam sebuah jurnal epidemiologi, berenang akan membakar kalori tubuh, sehingga berat badan menjadi tidak berlebihan. Dengan berenang anda juga tidak menjadi cepat lelah, tidur menjadi lebih baik dan anda akan dapat lebih baik dalam mengatasi perubahan fisik dan emosi selama menjalani kehamilan dan mengurangi resiko kecelakaan serta memudahkan persalinan.
Bila tidak melakukan olahraga, maka biasanya ibu hamil akan mengalami hambatan dalam menjalani kehamilan dan persalinan seperti kram, sulit buang air besar dan nyeri serta mengalami kesulitan dalam melahirkan secara normal.
Larangan Berenang Bagi Ibu Hamil
• Ibu hamil dengan keputihan.
• Ibu hamil dengan perdarahan atau keluar cairan dari vagina.
• Denyut jantung bayi tidak beraturan karena sesuatu.
• Kontraksi berlebihan.
• Ibu hamil dalam keadaan demam.
Syarat Berenang Ibu Hamil
• Ibu dalam keadaan sehat.
• Diawali pemanasan dan diakhiri dengan pendinginan untuk menghindari kram dan nyeri.
• Air tidak dalam keadaan panas dan dingin.
• Sebaiknya dilakukan bertahap, apalagi bagi yang belum biasa berenang.
• Sebaiknya memilih gaya dada dan gaya bebas karena lebih melibatkan seluruh otot tubuh
a
Renang, Olah Raga Terbaik Ibu Hamil
Selasa, 27 Oktober 2009 08:18:51 – oleh : admin
Lo, kok, perut sedang gendut malah disuruh renang? Justru itu, perubahan fisik karena kehamilan harus dibarengi dengan olahraga. Bayangkan, penambahan bobot dan perubahan postur ibu pasti menambah beban sendi dan tulang, terutama lutut. Ibu jadi lebih cepat capek, tak lincah, dan kerap sesak napas karena rongga dadanya terdesak janin.
Karena kondisi-kondisi itulah ibu hamil butuh berolahraga. Selain untuk melenturkan otot, olahraga juga baik untuk melatih napas agar tidak mudah lelah dan sukses mengejan kala bersalin.
Namun bukan sembarang olahraga karena ada syaratnya:
· Harus dapat mengurangi beban tubuh.
· Harus dapat melatih paru-paru dan jantung karena kedua organ tersebut mendapatkan beban lebih berat daripada sebelumnya.
· Jangan sampai meningkatkan suhu tubuh secara berlebihan. Karena peningkatan suhu tubuh memperbesar risiko teratogenik atau kecacatan.
Dengan syarat seperti itu, renang adalah olahraga yang paling pas untuk ibu hamil. Kalau enggak bisa berenang? Tak perlu khawatir, definisi renang di sini enggak harus melesat di air dengan gaya bebas, katak, punggung, apalagi kupu-kupu. Berjalan kaki di dalam air mengelilingi kolam sebatas dada, juga sudah termasuk “renang”. Jauh lebih baik, jika ibu hamil melakukan aquarobik (senam aerobik di dalam air).
MENGAPA RENANG?
Mengapa renang yang terbaik, berikut alasan yang dilontarkan Dr. Michael Triangto, SpKO:
· Saat berada di air, tubuh ibu akan ditopang oleh air yang memiliki daya dorong ke atas. Beban tubuh saat berada di dalam air jauh lebih ringan daripada di darat. Lantaran itu, saat melakukan olahraga di dalam air, risiko cedera tulang, sendi dan otot jauh berkurang.
· Renang/olahraga di dalam air mampu melatih paru-paru dan jantung. Manfaat ini sama dengan berolahraga aerobik, berlari, atau berjalan.
· Berolahraga di darat bisa membuat panas tubuh melonjak, sedangkan berenang tidak karena dilakukan di dalam air. Suhu tubuh ibu hamil akan tetap terjaga kestabilannya.
· Saat melahirkan, ibu akan mengeluarkan bayinya lewat jalan lahir yang sangat sempit. Namun berkat kuasa Tuhan, jaringan ikat pada sendi-sendi panggul saat ibu hamil menjadi lebih “elastis” karena itulah bayi bisa keluar dengan baik. Namun akibat perubahan tersebut, stabilitas sendi-sendi panggul ibu hamil menjadi berkurang dan memungkinkan terjadinya cedera. Kegiatan fisik jadi terbatas, apalagi untuk berolahraga seperti aerobik. Namun, batasan-batasan itu bisa disiasati dengan berenang.
GAYANYA?
Semua gaya renang boleh dilakukan ibu hamil. Namun yang terbaik, menurut Michael, ibu mengombinasikan gaya bebas, dada, dan punggung. Ketiga gaya ini selain melatih jantung dan paru-paru juga melatih bagian tubuh yang berbeda-beda.
Gaya bebas melatih bahu. Gaya dada/katak melatih kelenturan dan kekuatan otot panggul hingga kaki. Gaya punggung menstimulasi daerah lengan, punggung, dan kaki. Namun gaya kupu-kupu sebaiknya tidak dilakukan karena ibu hamil dengan perut yang besar akan sulit melakukannya.
Renang boleh dilakukan kapan saja. “Pada usia kehamilan berapa pun olahraga renang bisa dilakukan. Semua berpulang pada kesanggupan ibu. Jika ibu masih sanggup melakukannya di usia kehamilan 9 bulan, kenapa tidak? Malah, orang-orang Rusia hingga kini banyak yang melakukan persalinan di kolam.” Sebagai patokan, lakukan 3 sampai 5 kali dalam seminggu, masing-masing selama 30 menit. Ibu akan bugar, sehat, relaks serta jauh dari stres!
MEMILIH KOLAM
Sesuai standar umum, kolam renang paling ideal adalah yang airnya bersirkulasi. Air itu sebaiknya melewati proses filterisasi sebelum masuk kembali ke dalam kolam.
Bagaimana dengan kaporit, amankah untuk ibu hamil dan janin? “Untuk janin tidak masalah. Tapi jika kulit ibu sensitif terhadap bahan kimia ini, tentu akan menimbulkan masalah,” jawab Michael.
HATI-HATI LICIN!
1. Waspadai area di sekitar kolam renang, karena keseimbangan ibu hamil berkurang. Bisa saja saat berjalan di tepi kolam ibu terpeleset. Oleh sebab itu perhatikan betul langkah demi langkah saat memasuki kolam.
2. Hindari melompat langsung ke dalam kolam. Cara itu membuat tekanan air ke vagina besar sehingga dikhawatirkan akan merusak selaput yang melindungi janin. Jadi turunlah ke kolam renang lewat tangga yang ada.
3. Waspadai risiko tenggelam. Ini adalah risiko semua orang yang masuk ke kolam renang. Oleh karena itu, kenalilah kemampuan diri saat melakukan aktivitas di kolam renang. Jika merasa mahir berenang, tentu tidak masalah. Tapi bagi yang tidak terlalu pandai berenang, pilihlah kolam yang kedalamannya tidak melebihi dada.
4. Kenali fasilitas dan kondisi kolam renang yang digunakan. Hal ini berguna untuk kewaspadaan ibu. (
BERENANG BIKIN IQ TINGGI
Posted by Faith Josephine on Jun 13, ‘08 1:59 AM for everyone
Jadi, Bu-Pak, ajaklah si kecil berenang. Sekalipun masih bayi, tak
masalah. Bahkan, bayi baru lahir pun tak akan tenggelam kalau
dicemplungin ke dalam air.
Renang Bentuk Otot dan Atasi Obesitas Anak 10 Months ago Karma: 2
Kendati baik bagi kesehatan, pada dasarnya setiap olahraga perlu batasan-batasan.
Karena olahraga dapat memberi manfaat jika dilakukan secara teratur.
Jika latihan melebihi kemampuan si anak, justru berakibat buruk yaitu daya tahan tubuhnya merosot.
DUA hal penting dapat dipetik dari olahraga renang bagi anak-anak, yaitu bermanfaat untuk pembentukan otot sekaligus melatih mengatur pernapasan.
“Tapi untuk pertumbuhan tulang tidak banyak membantu,” kata dr. Sadoso Sumosardjuno, DSOR.
Ia tak sependapat dengan penilaian bahwa berenang dapat menambah tinggi badan.
Banyak sekali dampak positif berenang jika dilakukan anak sejak usia dini.
Air yang menjadi beban memaksa anak untuk menggerakkan tubuhnya dengan lebih keras, sehingga seluruh otot bekerja.
Mulai dari kaki, tangan, hingga kepala, seluruhnya digerakkan.
Selain anak menjadi terlatih, daya tahan tubuhnya terjaga.
“Olahraga sejak kecil lebih menguntungkan daripada ketika dilakukan setelah si anak beranjak dewasa,” katanya.
Sadoso mengingatkan, pada dasarnya setiap olahraga perlu batasan-batasan. Berolahraga dapat memberi manfaat jika dilakukan secara teratur. Sebaliknya, jika latihan yang dilakukan melebihi kemampuan si anak, berakibat buruk.
Daya tahan tubuh bukannya membaik, tapi justru merosot.
Frekuensi olahraga yang baik bagi kesehatan adalah tiga kali setiap minggu.
Maksimal bisa dilakukan lima kali per minggu.
“Bila untuk meningkatkan prestasi, latihan bisa dilakukan 9-11 kali per minggu,” katanya.
Sadoso menyarankan berenang dikenalkan sejak usia bayi.
Tentunya, tahap-tahap pelatihannya harus dilakukan lebih lama dibandingkan untuk usia remaja atau dewasa.
Anak pun dapat memahami kemampuan berenangnya dengan baik. “Instink bayi akan ikut membantu.”
Namun diakuinya, sampai saat ini belum ada penelitian mengenai manfaat berenang sejak dini.
Sadoso melihat olahraga yang paling baik diajarkan sejak dini adalah berenang.
Dan dengan berolahraga sejak usia dini, menurut sebuah penelitian yang dikutip Sadoso, puncak prestasi dapat dicapai.
“Lebih optimal bila semua olahraga dilatihkan sejak usia dini,” kata Sadono.
Dampak Kegemukan
PENYAKIT-penyakit tipikal orang dewasa kini merambah anak-anak kegemukan. Tahun 1990, ahli jantung menemukan satu di antara tiga Balita Amerika memiliki deposit lemak pada dinding pembuluh darah mereka. Ketika dewasa, penimbunan itu mengarah pada penyakit pembuluh darah.
Kegemukan pada masa kanak-kanak membuka jalan bagi banyak keluhan hidup serius ketika dewasa, seperti persoalan jantung dan sirkulasi darah, diabetes, tekanan darah tinggi, keluhan saluran pernapasan, kerusakan tulang, dan kerusakan sambungan.
“Banyak anak muda mengalami gangguan motorik dan kesulitan koordinasi,” kata ahli ergoterapi dari Hamburg, Johannes Kroeger. Ada anak yang tidak bisa berdiri pada satu kaki dan berjalan sepanjang garis lurus.
Terlebih lagi, katanya, anak gemuk sering mengalami kesulitan tidur, sakit kepala, dan sulit berkonsentrasi, karena diafragma mereka tertekan ke atas, sehingga menekan paru-paru dan menyebabkannya kekurangan oksigen.
Mudah Diatasi
Persoalan di atas tidak berarti membuat orangtua boleh menyerah begitu saja. Kegemukan pada anak tetap bisa diatasi. Bahkan, survei yang dilakukan oleh ahli dari Universitas Trier menunjukkan bahwa gangguan metabolisme dan persoalan berat bisa diatasi dengan mudah pada anak-anak. Jika usaha mengurangi berat badan dimulai sebelum masa puber, peluang keberhasilannya malah lebih baik. Kombinasi antara pendidikan dan nasihat diet, latihan fisik dan pengurangan nonton televisi, adalah cara terbaik mengurangi kegemukan pada anak-anak.
agus (User)
Senior Boarder
Posts: 45
graph
User Offline Click here to see the profile of this user
The administrator has disabled public write access.
#20
Berenang : Sehat dan Menyenangkan 10 Months ago Karma: 2
Ingin olahraga yang tidak membuat berkeringat dan kepanasan?
Cobalah berenang. Dengan renang, manfaat olahraga tanpa harus kepanasan atau berkeringat bisa didapat. Tubuh bugar, hati pun bahagia. Olahraga Yang “Bersahabat”.
Berenang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Dengan berenang seluruh tubuh bergerak, kelompok otot-otot besar akan digunakan seperti otot perut, otot lengan, pinggul, pantat dan paha.
Berenang (di tempat dan kualitas air yang memenuhi syarat kesehatan dan keamanan), termasuk sebagai olahraga aerobik yang akan membuat paru-paru sehat, sendi lebih lentur terutama di bagian leher, bahu dan pinggul, karena bagian-bagian tubuh tersebut digerakkan.
Renang juga baik untuk mereka yang kelebihan berat badan, hamil, orang lanjut usia atau mereka yang menderita arthritis. Karena, ketika berenang seluruh berat badan ditahan air (mengapung); sehingga, sendi-sendi tubuh tak terlalu berat menopang badan. Dengan renang akan terlatih menggunakan pernapasan secara efisien.
Perkenalkan renang pada sejak awal pada anak-anak agar mereka menyukai karena sifatnya yang seperti “main air”.
Dengan renang, tubuh akan membakar sekurang-kurangnya 275 kalori/jam, setara dengan bersepeda dan jalan-cepat. Meski kalori yang terbakar tak sebanyak dengan lari atau tenis misalnya, karena renang itu menyenangkan, bisa-jadi akan dilakukan lebih lama, sehingga, kalori yang dibakar bisa lebih banyak.
Memperoleh Manfaat Berenang
Agar bisa menmemperoleh manfaat renang, hendaklah berenang dengan benar. Kalau hanya bermain-main dengan air memang menyenangkan, tetapi hal ini hanya melibatkan aktivitas fisik yang sangat rendah.
Dianjurkan dengan bantuan instruktur renang yang berpengalaman, sebaiknya berkonsultasi lebih dahulu dengan dokter spesialis kesehatan olahraga (SpKO) atau spesialis rehabilitasi medik (SpRM) terlebih yang bermasalah kesehatan. Perhatikan pula keamanan tempat renang demi kesehatan karena pada orang tertentu kejadian sakit akan lebih sering bila berenang. Perhatikan juga kualitas air misalnya: kejernihan, derajat-keasaman (pH) bahkan polusi, yang bisa saja dapat mengganggu kesehatan.
Mulailah dengan melakukan pemanasan dan peregangan terlebih dahulu, agar tubuh siap-gerak. Pemanasan akan membuat suhu tubuh dan detak jantung meningkat perlahan-lahan. Lakukan pemanasan dengan berjalan-jalan sekitar kolam renang selama 10 menit, lalu, regangkan sedikitnya 15 kali hitungan setiap otot. Peregangan salah satu upaya menghindari kram.
Lakukan pemanasan dan peregangan selama 5-10 menit, lalu teruskan dengan berenang selama 20-40 menit tanpa henti. Jika memulai berenang sebagai program kebugaran, lakukanlah bertahap. Jangan langsung berenang selama 30 menit tanpa jeda, misalnya. Mulailah dengan satu putaran menyeberangi kolam, lalu istirahatlah selama 30 detik. Setelah beberapa minggu, latihan bisa ditingkatkan. Sebaiknya, berganti-ganti gaya renang supaya semua otot terlatih.
Kemudian akhiri dengan pendinginan, yaitu renang perlahan-lahan selama 5 menit. Tutup latihan dengan minuman kesukaan, misal segelas susu Bear Brand atau Milo. Lakukan hal ini setelah setengah jam usai berenang. Dengan minum Bear Brand atau Milo, energi dan vitalitas akan kembali.
Berenang selama 3-5 kali seminggu serupa manfaat olahraga aerobik yang dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung dan paru-paru.
Buatlah acara renang untuk bersenang-senang misalnya dengan bergabung dengan klub penggemar renang untuk memperoleh variasi latihan.
Bila mengajak anak berenang ketika harus ditinggal mintalah guard mengawasinya atau ajak main bersama menikmati luncuran-air atau main bola bersama.
agus (User)
Senior Boarder
Posts: 45
graph
User Offline Click here to see the profile of this user
The administrator has disabled public write access.
#19
Renang 10 Months ago Karma: 2
Benarkah Renang Menambah Tinggi Badan?
Oleh: Dr. Soedjatmiko, Sp.A(K), Msi
Renang adalah olah raga favorit yang dipilih orang tua bagi anak-anaknya. Olah raga ini menjadi cara untuk menggenjot tinggi badan si kecil. Benarkah demikian? Selain cerdas, sehat, dan kuat, harapan orang tua saat ini adalah anak-anaknya mempunyai tubuh yang tinggi. Karena beberapa bidang pekerjaan menuntut seseorang bertubuh tinggi. Di Indonesia tinggi badan laki-laki ideal adalah 170-180 cm sedangkan tinggi badan perempuan 160-170 cm.
Berenang adalah salah satu olah raga yang paling sering dipilih orang tua guna memacu tinggi badan anak. Meski tidak dirancang menjadi atlit renang, anak pun secara rutin diajak berenang. Jika tidak, jangan harap anak bertubuh tinggi. Mitos ini sudah jamak kita dengar. Bisa jadi, anda pun berpendapat sama.
Sebelum para orang tua kecewa setelah bertahun-tahun mengajak si kecil berenang, dan berharap pertambahan tinggi tubuh anak melebihi anak lainnya, sebaiknya marilah mencari tahu faktor-faktor apa sajakah yang dapat membuat si kecil bertubuh tinggi.
Fakta yang sebenarnya
Berenang memang melatih semua otot-otot tubuh sehingga dapat membantu anak untuk bertambah tinggi. Olah raga ini dapat memicu hormon-hormon pertumbuhan bekerja lebih baik agar si kecil terus bertambah tinggi dan berkembang. Namun, berenang hanyalah salah satu dari sekian banyak aktifitas yang dapat dilakukan si kecil dengan manfaat yang sama (baca: menambah tinggi badan).
Pertambahan tinggi badan anak tidak hanya dipicu oleh aktivitas renang. Hal lain yang lebih menentukan dalam urusan tinggi badan adalah faktor genetik atau keturunan. Jika tinggi badan anda dan pasangan biasa-biasa saja maka besar kemungkinan tinggi badan si kecil pun biasa-biasa saja. Begitu pula sebaliknya. Jika tubuh anda tinggi semampai si kecil cenderung memiliki postur tubuh demikian.
Faktor lain yang juga turut- memicu tumbuh kembang anak– adalah nutrisi. Anak yang mendapatkan nutrisi memadai dan seimbang cenderung tumbuh secara optimal. Jadi meskipun anak sering berenang tapi pola makannya buruk, tinggi badannya tetap tidak akan bertambah.
Istirahat, adalah syarat pen-ting bagi tumbuh kembang anak. Tubuh akan menjadi lebih tinggi dan bertambah besar pada saat ia beristirahat (tidur). Ini artinya jika si kecil ingin pertumbuhan badannya optimal maka ia harus mendapatkan istirahat yang memadai. Untuk itu, pastikan pola tidur si kecil cukup sehat.
Selain itu yang perlu diperhatikan adalah tahapan pertumbuhan anak. Dalam perkembangannya anak mengalami saat-saat di mana tubuhnya berkembang sangat lambat dan sangat cepat. Sehingga, kendati si kecil berenang secara teratur, tinggi badannya tidak akan bertambah jika aktifitas ini dilakukan pada fase pertumbuhan lambat yaitu sekitar usia bayi-balita dan usia 16-17 tahun.
Pertumbuhan cepat terjadi pada usia 9-12 tahun. Yaitu ketika anak memasuki masa puber. Pada saat ini hormon-hormon pertumbuhan bekerja sangat aktif. Jadi meskipun anak tidak berenang, akan terjadi pertumbuhan tinggi badan yang signifikan. Tetapi, dengan melakukan aktifitas fisik yang cukup, salah satunya dengan renang, pertumbuhan atau penambahan tinggi badan akan semakin optimal.
Namun dengan kenyataan ini bukan berarti anda tidak perlu mengenalkan olah raga renang sejak dini pada anak. Banyak sekali manfaat berenang selain menambah tinggi badan. Pada anak-anak yang mempuyai riwayat asma atau sudah menderita asma, berenang dapat membantu melatih paru-parunya. Berenang juga dapat menjadi sarana yang efektif bagi anak untuk bersosialisasi, melatih keberanian, dan mengenal lingkungan baru.
agus (User)
Senior Boarder
Posts: 45
graph
User Offline Click here to see the profile of this user
* Home
* About Me
* Gallery
* Islam
* Make Money
* Tukang Pijat
* Radio Online
* Daftar Isi
* Contact
Penularan Penyakit Saat Berenang
Oleh:Dr Widodo Judarwanto SpA
Banyak orang tua mengeluh, setiap kali sehabis berenang anaknya mengalami sakit demam, batuk dan pilek. Kedinginan atau terlalu lama berenang sering dianggap sebagai biang keladi penyebabnya. Tampaknya pendapat tersebut tidak sepenuhnya benar, dingin tidak akan menyebabkan infeksi. Ternyata gejala demam, batuk, pilek atau infeksi faringokonjungtivitis yang disebabkan adenovirus penyebarannya dapat melalui kolam renang. Selain itu berbagai infeksi lain seperti infeksi mata, infeksi saluran cerna, infeksi telinga bahkan infeksi otak dapat juga ditularkan lewat air.
Berenang di kolam renang atau tempat rekreasi lain adalah kegiatan olah raga atau rekreasi yang banyak digemari oleh masyarakat termasuk anak-anak. Tempat rekreasi air tersebut meliputi pantai, danau, air terjun atau tempat rekreasi air lainnya. Tempat lain yang bukan merupakan tempat rekreasi adalah sungai, rawa atau air banjir. Renang adalah olahraga yang meningkatkan kulitas hidup dan kesehatan manusia. Tanpa disadari, sebaliknya aktifitas tersebut ternyata dapat menyebabkan tertularnya penyakit. Berbagai penyakit mulai dari yang ringan hingga yang berat dapat terjadi penularannya lewat tempat tersebut.
Beberapa tahun yang lalu Centers for Disease Control and Prevention (CDC) atau Badan pengawasan dan pencegahan penyakit di Amerika Serikat pernah menutup lebih dari 1.800 kolam renang umum. Tindakan itu dilakukan karena ditemukan bahaya infeksi yang dapat terjadi pada perenang. Pada awalnya didapatkan beberapa kasus diare selanjutnya terjadi peningkatan besar menjadi wabah di tahun 1990-an dengan kasus sebanyak 16.800 yang berhubungan dengan kolam renang dan spa. Juga dilaporkan wabah yang terjadi di negara bagian Georgia, AS, dimana beberapa anak menderita sakit akibat kuman E. Coli yang berasal dari kotoran penderita saat berenang.
Dari inspeksi yang dilakukan CDC terhadap 22.131 kolam renang, ditemukan 54% kolam renang yang bermasalah. CDC juga mengungkapkan terjadi peningkatan kasus yang besar atau outbreaks dari penyakit yang disebabkan rekreasi air dalam tahun 2000 didapatkan 228% lebih banyak dibandingkan 2 tahun sebelumnya.
Di Indonesia permasalahan ini belum banyak diperhatikan, karena belum ada data penelitiannya. Melihat perilaku masyarakat, kondisi sarana dan sistem pengawasan yang ada di Indonesia, mungkin saja permasalahan yang dapat ditimbulkan lebih mengkawatirkan dan harus lebih diwaspadai.
PENYAKIT INFEKSI
Pengamatan yang dilakukan oleh peneliti dari Illinois Public Health didapatkan kelompok perenang secara bermakna lebih sering mengalami infeksi mata, telinga dan infeksi kulit dibandingkan dengan bukan perenang.
Menurut CDC berbagai penyakit seperti infeksi saluran cerna, infeksi mata, infeksi pernapasan, infeksi kulit, bahkan infeksi otak dapat ditularkan melalui kolam renang. Penyakit infeksi saluran cerna dengan gejala demam, diare dan muntah sering ditularkan melalui kolam renang. Penyakit tersebut meliputi gastroenteritis, disentri, kolera, tifus, hepatitis A, giardiasis, cryptosporidiosis, E coli, giardia, norovirus, salmonelosis atau sigelosis.
Penyakit infeksi mata dapat ditularkan melalui kolam renang adalah moluskum kontagiosum dan konjungtivitis (adenovirus). Otitis eksterna atau “Swimmer’s Ear” adalah infeksi telinga yang disebabkan karena Pseudomonas aeruginosa yang juga ditularkan lewat kolam renang.
Infeksi kulit yang yang penularannya dapat melalui kolam renang adalah “Hot Tub Rash”. Penyebabnya adalah bakteri Pseudomonas. Penyakit kulit lainnya adalah Cercarial Dermatitis. Gangguan ini sering dikenal sebagai penyakit “swimmer itch”. Gejalanya berupa kulit yang terasa panas terbakar, gatal, pada kulit tampak bintil seperti jerawat kecil kemerah-merahan kadang disertai melepuh. Penyakit ini disebabkan karena paparan dengan parasit yang terdapat pada burung dan hewan mamalia lainnya. Parasit tersebut mengkontaminasi manusia melalui perantara binatang keong yang terdapat di air tawar atau air asin seperti danau, kolam atau air laut. Parasit ini terpapar pada kulit perenang yang mengalami rash atau kulit terkelupas karena sensitif atau alergi. Biasanya penyakit ini terjadi pada musim panas. Dalam keadaan luka terbuka pada kulit infeksi yang bisa terjadi adalah terkena kuman vibrio parahemolitikus atau vibrio vulnifikus.
Infeksi Pernapasan yang bisa ditularkan memalui kolam renang adalah faringokonjungtiva (infeksi tenggorok dan mata “belekan” yang disebabkan adenovirus), legionellosis (demam pontiak dan penyakit Legionnaires) dan mikobakterium avium kompleks. Gejala infeksi saluran napas tersebut pada umumnya adalah demam, batuk atau pilek. Pada keadaan daya tahan tubuh lemah dapat berpotensi menjadi pneumonia (radang paru).
Meskipun jarang terjadi penularan penyakit lewat air ini dapat mengakibatkan infeksi otak . Infeksi susunan saraf pusat yang dapat terjadi adalah infeksi selaput otak atau meningitis aseptik yang disebabkan enterovirus dan infeksi neigleria. Gejala yang dapat terjadi adalah demam tinggi, muntah, kejang, dan kesadaran menurun.
Infeksi lainnya yang dapat terjadi adalah Hepatitis A atau penyakit infeksi virus yang terjadi pada hati atau “lever”. Gejala yang timbul adalah kulit dan mata tampak kuning, mual, muntah, demam dan badan lemas. Leptospirosis adalah infeksi yang disebabkan karena kuman leptospira juga dapat ditularkan lewat air.
Virus pada penderita Hepatitis B atau HIV yang ditemukan di darah atau sebagian kecil cairan tubuh penderita dapat memasuki badan atau aliran darah orang lain saat berenang. Tetapi CDC tidak mengkawatirkan keadaan ini karena virus penyebab HIV dan hepatitis C tidak akan hidup lama di cairan kolam renang yang mengandung klorin, Sebenarnya bila terdapat darah di kolam renang tidak ada alasan untuk menutup kolam renang tersebut. Tetapi kadang kala beberapa pengelola akan menutup sementara bila jumlah darah cukup banyak atau keamanan kesehatan diragukan.
PENCEGAHAN
Pencegahan penyebaran penyakit melalui kolam renang dapat diminimalkan bila dilakukan pengolahan kualitas air dengan baik. Pokok-pokok pengolahan air kolam renang adalah dengan penjernihan, pemberian zat koagulan dan disinfektan. Menjernihkan air dengan cara membubuhkan zat koagulan seperti tawas (AL2SO4)3. Soda Ash (Na2Co3) untuk menyaring air melalui saringan (filtrasi) dan membasmi lumut. Pemberian zat koagulan pada air kolam renang bertujuan untuk mengikat kotoran (zat organik) yang ada dalam air kolam menjadi keping yang lebih besar agar dapat lebih mudah diambil atau disaring.
Disinfeksi air dengan cara memasukkan zat kimia berupa klorin (chlorine). Manfaat klorin ini adalah sebagai zat kimia yang dapat membunuh virus, bakteri dan jamur. Meskipun setelah melalui proses,penyaringan air kelihatan bersih, namun harus dicurigai masih adanya bakteri di dalam air tersebut. Karena, klorin tidak dapat membunuh semua bakteri dan virus yang ada dengan segera.
Departemen kesehatan seharusnya melakukan kegiatan pengawasan rutin tentang kualitas air kolam renang. Kegiatan tersebut meliputi pengamatan lapangan dan pengambilan contoh air termasuk air pada proses produksi dan distribusi. Setelah dilakukan pemeriksaan contoh air dilakukan analisis hasil pemeriksaan. Perumusan saran dan cara pemecahan masalah yang timbul dari hasil pemeriksaan.
Kegiatan tindak lanjut yang penting adalah upaya penyuluhan kepada pemakai. Jangan masuk kolam renang bila sedang mengalami diare, pengguna kolam renang akan terpapar kuman di dalam air. Jangan menelan air, harus diketahui klorin tidak bisa membunuh semua kuman. Hindari makan permen karet atau makan selama berenang atau bermain air. Cuci tangan dan anus dengan sabun setelah buang air besar atu mengganti diapers (popok). Kuman di tangan dapat menyebar kemana-mana termasuk di air. Beritahu petugas keamanan kolam renang bila terlihat material feses di air atau bila melihat orang lain mengganti diapers (popok) di kursi atau di meja.
Harus diketahui orang tua saat mebawa anaknya adalah harus segera membawa anaknya mengangkat anaknya segera bila hendak buang air kecil, buang air besar dan ganti diapers. Jangan berharap melindungi kencing dan feses dari diapers, karena alat tersebut tidak dapat tembus air. Bila buang air besar sebelum berenang cuci dengan bersih dengan sabun pada daerah bawah anak. Sehabis berenang sebaiknya harus cuci tangan dan mandi yang bersih bila hendak makan. Untuk mencegah infeksi saluran telinga sebaiknya setelah berenang daun telinga dan lubang telinga bagian luar juga dibersihkan dan dikeringkan. Kalau perlu dibersihkan dengan pembersih telinga yang mengandung kadar alkohol tertentu.
Saat berenang di danau atau laut, bila disekitarnya banyak didapatkan keong atau burung yang berkeliaran sebaiknya kita menunda aktifitas berenang. Karena, tempat tersebut berpotensi terjadi swimmwer itch atau Cercarial Dermatitis. Paling utama, bila dalam keadaan sakit sebaiknya kegiatan berenang harus ditunda dulu. Selain dapat memperberat penyakit yang ada, yang pasti dapat menulari orang lain.
Postingan Terkait Lainnya :
Berenang
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Renang beralih ke halaman ini. Untuk renang sebagai cabang olahraga, lihat Renang (olahraga).
Renang gaya bebas
Berenang adalah gerakan sewaktu bergerak di air, dan biasanya tanpa perlengkapan buatan. Kegiatan ini dapat dimanfaatkan untuk rekreasi dan olahraga. Berenang dipakai sewaktu bergerak dari satu tempat ke tempat lainnya di air, mencari ikan, mandi, atau melakukan olahraga air.
Berenang untuk keperluan rekreasi dan kompetisi dilakukan orang di kolam renang. Manusia juga berenang di sungai, di danau, dan di laut sebagai bentuk rekreasi. Olahraga renang membuat tubuh sehat karena hampir semua otot tubuh dipakai sewaktu berenang.
!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Sejarah renang
Manusia sudah dapat berenang sejak zaman prasejarah, bukti tertua mengenai berenang adalah lukisan-lukisan tentang perenang dari Zaman Batu telah ditemukan di “gua perenang” yang berdekatan dengan Wadi Sora di Gilf Kebir, Mesir barat daya. Catatan tertua mengenai berenang berasal dari 2000 SM. Beberapa di antara dokumen tertua yang menyebut tentang berenang adalah Epos Gilgamesh, Iliad, Odyssey, dan Alkitab (Kitab Yehezkiel 47:5, Kisah Para Rasul 27:42, Kitab Yesaya 25:11), serta Beowulf dan hikayat-hikayat lain. Pada 1538, Nikolaus Wynmann seorang profesor bahasa dari Jerman menulis buku mengenai renang yang pertama, Perenang atau Dialog mengenai Seni Berenang (Der Schwimmer oder ein Zwiegespräch über die Schwimmkunst).
Perlombaan renang di Eropa dimulai sekitar tahun 1800 setelah dibangunnya kolam-kolam renang. Sebagian besar peserta waktu itu berenang dengan gaya dada. Pada 1873, John Arthur Trudgen memperkenalkan gaya rangkak depan atau disebut gaya trudgen dalam perlombaan renang di dunia Barat. Trudgen menirunya dari teknik renang gaya bebas suku Indian di Amerika Selatan. Renang merupakan salah satu cabang olahraga dalam Olimpiade Athena 1896. Pada tahun 1900, gaya punggung dimasukkan sebagai nomor baru renang Olimpiade. Persatuan renang dunia, Federation Internationale de Natation (FINA) dibentuk pada 1908. Gaya kupu-kupu yang pada awalnya merupakan salah satu variasi gaya dada diterima sebagai suatu gaya tersendiri pada tahun 1952.
[sunting] Gaya renang
!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Daftar gaya renang
Dalam renang untuk rekreasi, orang berenang dengan gaya dada, gaya punggung, gaya bebas dan gaya kupu-kupu. Gaya renang yang dilombakan dalam perlombaan renang adalah gaya kupu-kupu, gaya punggung, gaya dada, dan gaya bebas. Dalam lomba renang nomor gaya bebas, perenang dapat menggunakan berbagai macam gaya renang, kecuali gaya dada, gaya punggung, dan gaya kupu-kupu. Tidak seperti halnya gaya dada, gaya punggung, dan gaya kupu-kupu, Federasi Renang Internasional tidak mengatur teknik yang digunakan dalam nomor renang gaya bebas. Walaupun demikian, hampir semua perenang berenang dengan gaya krol, sehingga gaya krol (front crawl) digunakan hampir secara universal oleh perenang dalam nomor renang gaya bebas.
[sunting] Gaya bebas
!Artikel utama untuk bagian ini adalah: gaya bebas
Gaya bebas adalah berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air. Kedua belah tangan secara bergantian digerakkan jauh ke depan dengan gerakan mengayuh, sementara kedua belah kaki secara bergantian dicambukkan naik turun ke atas dan ke bawah. Sewaktu berenang gaya bebas, posisi wajah menghadap ke permukaan air. Pernapasan dilakukan saat lengan digerakkan ke luar dari air, saat tubuh menjadi miring dan kepala berpaling ke samping. Sewaktu mengambil napas, perenang bisa memilih untuk menoleh ke kiri atau ke kanan. Dibandingkan gaya berenang lainnya, gaya bebas merupakan gaya berenang yang bisa membuat tubuh melaju lebih cepat di air.
[sunting] Gaya dada
!Artikel utama untuk bagian ini adalah: gaya dada
Gaya dada merupakan gaya berenang paling populer untuk renang rekreasi. Posisi tubuh stabil dan kepala dapat berada di luar air dalam waktu yang lama. Gaya dada atau gaya katak (gaya kodok) adalah berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air, namun berbeda dari gaya bebas, batang tubuh selalu dalam keadaan tetap. Kedua belah kaki menendang ke arah luar sementara kedua belah tangan diluruskan di depan. Kedua belah tangan dibuka ke samping seperti gerakan membelah air agar badan maju lebih cepat ke depan. Gerakan tubuh meniru gerakan katak sedang berenang sehingga disebut gaya katak. Pernapasan dilakukan ketika mulut berada di permukaan air, setelah satu kali gerakan tangan-kaki atau dua kali gerakan tangan-kaki.
Dalam pelajaran berenang, perenang pemula belajar gaya dada atau gaya bebas. Di antara ketiga nomor renang resmi yang diatur Federasi Renang Internasional, perenang gaya dada adalah perenang yang paling lambat.
[sunting] Gaya punggung
!Artikel utama untuk bagian ini adalah: gaya punggung
Sewaktu berenang gaya punggung, orang berenang dengan posisi punggung menghadap ke permukaan air. Posisi wajah berada di atas air sehingga orang mudah mengambil napas. Namun perenang hanya dapat melihat atas dan tidak bisa melihat ke depan. Sewaktu berlomba, perenang memperkirakan dinding tepi kolam dengan menghitung jumlah gerakan.
Dalam gaya punggung, gerakan lengan dan kaki serupa dengan gaya bebas, namun dengan posisi tubuh telentang di permukaan air. Kedua belah tangan secara bergantian digerakkan menuju pinggang seperti gerakan mengayuh. Mulut dan hidung berada di luar air sehingga mudah mengambil atau membuang napas dengan mulut atau hidung.
Sewaktu berlomba, berbeda dari sikap start perenang gaya bebas, gaya dada, dan gaya kupu-kupu yang semuanya dilakukan di atas balok start, perenang gaya punggung melakukan start dari dalam kolam. Perenang menghadap ke dinding kolam dengan kedua belah tangan memegang besi pegangan. Kedua lutut ditekuk di antara kedua belah lengan, sementara kedua belah telapak kaki bertumpu di dinding kolam.
Gaya punggung adalah gaya berenang yang sudah dikenal sejak zaman kuno. Pertama kali diperlombakan di Olimpiade Paris 1900, gaya punggung merupakan gaya renang tertua yang diperlombakan setelah gaya bebas
[sunting] Gaya kupu-kupu
!Artikel utama untuk bagian ini adalah: gaya kupu-kupu
Gaya kupu-kupu atau gaya dolfin adalah salah satu gaya berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air. Kedua belah lengan secara bersamaan ditekan ke bawah dan digerakkan ke arah luar sebelum diayunkan ke depan. Sementara kedua belah kaki secara bersamaan menendang ke bawah dan ke atas seperti gerakan sirip ekor ikan atau lumba-lumba. Udara dihembuskan kuat-kuat dari mulut dan hidung sebelum kepala muncul dari air, dan udara dihirup lewat mulut ketika kepala berada di luar air.
Gaya kupu-kupu diciptakan tahun 1933, dan merupakan gaya berenang paling baru. Berbeda dari renang gaya lainnya, perenang pemula yang belajar gaya kupu-kupu perlu waktu lebih lama untuk mempelajari koordinasi gerakan tangan dan kaki.
Berenang gaya kupu-kupu juga menuntut kekuatan yang lebih besar dari perenang. Kecepatan renang gaya kupu-kupu didapat dari ayunan kedua belah tangan secara bersamaan. Perenang tercepat gaya kupu-kupu dapat berenang lebih cepat dari perenang gaya bebas. Dibandingkan dalam gaya berenang lainnya, perenang gaya kupu-kupu tidak dapat menutupi teknik gerakan yang buruk dengan mengeluarkan tenaga yang lebih besar.
[sunting] Risiko
Kecelakaan di air karena bisa menyebabkan cedera hingga kematian akibat tenggelam. Sebelum memasuki air, perenang harus mencari tahu kedalaman kolam renang, sungai, atau laut yang ingin direnangi.
Berenang di sungai atau di laut bisa sangat berbahaya bila datang arus deras atau ombak besar secara tiba-tiba. Orang yang sedang dalam pengaruh alkohol dan obat-obatan dilarang untuk berenang.
Kaca mata renang bisa mencegah mata orang yang memakainya dari iritasi. Berenang di air kotor akan menyebabkan penyakit kulit dan iritasi mata. Di kolam renang, bakteri penyebab penyakit dikendalikan dengan pemberian kaporit. Pergantian air yang teratur akan meningkatkan kualitas air kolam yang sehat.
Penyakit gelembung renang
Koi yang terserang gelembung renangnya selalu berenang di permukaan air, jatuh ke dasar kolam, dan berenang melintir-lintir (tidak bisa berenang dengan lurus dan normal).
Penyebab penyakit gelembung renang ini tidak lain adalah terjadinya pembengkakan usus yang me-nekan gelembung renang. Pembengkakan usus bisa saja terjadi karena koi salah makan, misalnya saja di-berikan makanan yang mudah mengembang seperti roti. Roti ketika dimakan kering akan mengembang begitu bereaksi dengan air dalam usus dan bisa menyebabkan usus membengkak. Atau bisa disebabkan usus tidak mampu mencerna makanan yang dikon-sumsi koi, yang menyebabkan tubuh lemah sebagaimana halnya penurunan suhu yang drastis.
Semua ini menyebabkan penimbunan lemak yang mampu merusak fungsi gelembung renang dan koi bertingkah aneh. Selama ini belum ada obat yang bisa me-nolong koi dari penderitaannya. Satu-satunya jalan. adalah dengan menghindarkan (diet) koi dari makanan yang mudah mengembang dan banyak mengandung lemak. Juga hindarkan agar koi tidak mengalami pergoncangan suhu yang drastis.
Berenang: Sehat dan Menyenangkan Print E-mail
Written by Administrator
Monday, 05 March 2007
ImageIngin olahraga yang tidak membuat berkeringat dan kepanasan? Cobalah berenang. Dengan renang, manfaat olahraga tanpa harus kepanasan atau berkeringat bisa didapat. Tubuh bugar, hati pun bahagia.
Olahraga Yang “Bersahabat”
Berenang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Dengan berenang seluruh tubuh bergerak, kelompok otot-otot besar akan digunakan seperti otot perut, otot lengan, pinggul, pantat dan paha. Berenang (di tempat dan kualitas air yang memenuhi syarat kesehatan dan keamanan), termasuk sebagai olahraga aerobik yang akan membuat paru-paru sehat, sendi lebih lentur terutama di bagian leher, bahu dan pinggul, karena bagian-bagian tubuh tersebut digerakkan.
Renang juga baik untuk mereka yang kelebihan berat badan, hamil, orang lanjut usia atau mereka yang menderita arthritis. Karena, ketika berenang seluruh berat badan ditahan air (mengapung); sehingga, sendi-sendi tubuh tak terlalu berat menopang badan.
Dengan renang akan terlatih menggunakan pernapasan secara efisien. Perkenalkan renang pada sejak awal pada anak-anak agar mereka menyukai karena sifatnya yang seperti “main air”. Dengan renang, tubuh akan membakar sekurang-kurangnya 275 kalori/jam, setara dengan bersepeda dan jalan-cepat. Meski kalori yang terbakar tak sebanyak dengan lari atau tenis misalnya, karena renang itu menyenangkan, bisa-jadi akan dilakukan lebih lama, sehingga, kalori yang dibakar bisa lebih banyak.
Memperoleh Manfaat Berenang
Agar bisa menmemperoleh manfaat renang, hendaklah berenang dengan benar. Kalau hanya bermain-main dengan air memang menyenangkan, tetapi hal ini hanya melibatkan aktivitas fisik yang sangat rendah.
Dianjurkan dengan bantuan instruktur renang yang berpengalaman, sebaiknya berkonsultasi lebih dahulu dengan dokter spesialis kesehatan olahraga (SpKO) atau spesialis rehabilitasi medik (SpRM) terlebih yang bermasalah kesehatan. Perhatikan pula keamanan tempat renang demi kesehatan karena pada orang tertentu kejadian sakit akan lebih sering bila berenang. Perhatikan juga kualitas air misalnya: kejernihan, derajat-keasaman (pH) bahkan polusi, yang bisa saja dapat mengganggu kesehatan.
Mulailah dengan melakukan pemanasan dan peregangan terlebih dahulu, agar tubuh siap-gerak. Pemanasan akan membuat suhu tubuh dan detak jantung meningkat perlahan-lahan. Lakukan pemanasan dengan berjalan-jalan sekitar kolam renang selama 10 menit, lalu, regangkan sedikitnya 15 kali hitungan setiap otot. Peregangan salah satu upaya menghindari kram.
Lakukan pemanasan dan peregangan selama 5-10 menit, lalu teruskan dengan berenang selama 20-40 menit tanpa henti. Jika memulai berenang sebagai program kebugaran, lakukanlah bertahap. Jangan langsung berenang selama 30 menit tanpa jeda, misalnya. Mulailah dengan satu putaran menyeberangi kolam, lalu istirahatlah selama 30 detik. Setelah beberapa minggu, latihan bisa ditingkatkan. Sebaiknya, berganti-ganti gaya renang supaya semua otot terlatih.
Kemudian akhiri dengan pendinginan, yaitu renang perlahan-lahan selama 5 menit. Tutup latihan dengan minuman kesukaan, misal segelas susu Bear Brand atau Milo. Lakukan hal ini setelah setengah jam usai berenang. Dengan minum Bear Brand atau Milo, energi dan vitalitas akan kembali.
Berenang selama 3-5 kali seminggu serupa manfaat olahraga aerobik yang dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung dan paru-paru. Buatlah acara renang untuk bersenang-senang misalnya dengan bergabung dengan klub penggemar renang untuk memperoleh variasi latihan. Bila mengajak anak berenang ketika harus ditinggal mintalah guard mengawasinya atau ajak main bersama menikmati luncuran-air atau main bola bersama.
Manfaat Olahraga Berenang
Ditulis oleh geh di/pada Agustus 18, 2009
Berenang adalah salah satu jenis olahraga yang mampu meningkatkan kesehatan seseorang yang jg merupakan olahraga tanpa gaya gravitasi bumi (non weight barring). Berenang terbilang minim risiko cedera fisik karena saat berenang seluruh berat badan ditahan oleh air atau mengapung. Selain itu berenang merupakan olahraga yang paling dianjurkan bagi mereka yang kelebihan berat badan (obesitas), ibu hamil dan penderita gangguan persendian tulang atau arthritis. Berenang memiliki banyak manfaat yang dapat dirasakan apabila kita melakukannya secara benar dan rutin, manfaat tersebut antara lain :
1. Membentuk otot
Saat berenang, kita menggerakkan hampir keseluruhan otot-otot pada tubuh, mulai dari kepala, leher, anggota gerak atas, dada, perut, punggung, pinggang, anggota gerak bawah, dan telapak kaki. Saat bergerak di dalam air, tubuh mengeluarkan energi lebih besar karena harus ‘melawan’ massa air yang mampu menguatkan dan melenturkan otot-otot tubuh.
2. Meningkatkan kemampuan fungsi jantung dan paru-paru
Gerakan mendorong dan menendang air dengan anggota tubuh terutama tangan dan kaki, dapat memacu aliran darah ke jantung, pembuluh darah, dan paru-paru. Artinya, berenang dapat dikategorikan sebagai latihan aerobik dalam air.
3. Menambah tinggi badan
Berenang secara baik dan benar akan membuat tubuh tumbuh lebih tinggi (bagi yang masih dalam pertumbuhan tentunya).
4. Melatih pernafasan
Sangat dianjurkan bagi orang yg terkena penyakit asma untuk berenang karena sistem crdiovaskular dan pernafasan dapat menjadi kuat. Penapasan kita menjadi lebih sehat, lancar, dan bisa pernafasan menjadi lebih panjang.
5. Membakar kalori lebih banyak
Saat berenang, tubuh akan terasa lebih berat bergerak di dalam air. Otomatis energi yang dibutuhkan pun menjadi lebih tinggi, sehingga dapat secara efektif membakar sekitar 24% kalori tubuh.
6. Self safety
Dengan berenang kita tidak perlu khawatir apabila suatu saat mengalami hal-hal yang tidak diinginkan khususnya yang berhubungan dengan air (jatuh ke laut dll).
7. Menghilangkan stres.
Secara psikologis, berenang juga dapat membuat hati dan pikiran lebih relaks. Gerakan berenang yang dilakukan dengan santai dan perlahan, mampu meningkatkan hormon endorfin dalam otak. Suasana hati jadi sejuk, pikiran lebih adem, badan pun bebas gerah.
Sebelum berenang, ag tubuh tidak ‘kaget’, dianjurkan melakukan gerakan pemanasan untuk mencegah kram otot sekaligus juga berfungsi untuk meningkatkan suhu tubuh dan detak jantung secara bertahap dan juga lakukan pendinginan setelah selesai berenang agar suhu tubuh dan detak jantung tidak menurun secara drastis dengan cara berenang perlahan-lahan selama 5 menit.
Untuk pemanasan dapat dimulai dengan melakukan gerakan-gerakan ringan, seperti mengayunkan tangan dan kaki atau berjalan-jalan di sekitar kolam renang selama 10-15 menit. Lalu secara bertahap mulailah dengan satu putaran menyeberangi kolam, lalu istirahatlah selama 30 detik beberapa kali dan puncaknya berenang selama 20-40 menit tanpa henti. Setelah beberapa minggu, latihan bisa ditingkatkan. Sebaiknya, berganti-ganti gaya renang supaya semua otot terlatih.
Satu-satunya ‘kekurangan’ dari jenis olahraga ini adalah ternyata kurang menguntungkan bagi kesehatan tulang. Ketiadaan gaya gravitasi bumi saat berenang justru berpengaruh buruk pada massa tulang. Untuk mengatasinya, Anda dapat menyelinginya dengan olahraga lain, seperti joging, berjalan kaki, atau bersepeda.
ersiapan Sebelum Berenang
Selasa, 19 Mei 2009
Kita sudah tahu bukan beberapa manfaat yang kita peroleh dari renang itu sendiri dan sekarang kita persiapkan segala sesuatu sebelum kita mulai masuk kedalam kolam dan belajar berenang.
Kolam renang yang baik
Berenang berarti kita harus menentukan kolam renang seperti apa yang akan kita pilih untuk berlatih. Ada beberapa hal perlu kita perhatikan ketika kita berada dikolam renang sebelum kita mulai belajar dan berlatih.
• Perhatikan papan Informasi yang ada
Akan banyak papan informasi yang diletakkan oleh pengelola kolam disekitar kolam renang. Bersikap bijaklah untuk memperhatikan berbagai informasi yang ada. Ini penting karena menyangkut keselamatan jiwa anda
• Kenali lingkungan sekitar
Dengan mengenali lingkungan sekitar kita akan menghindarkan kita dari hal-hal tidak kita inginkan. Berjalan berkeliling lingkungan kolam renang menjadi cara yang tepat untuk mengetahui keadan sekitar kita.
• Kenali Kedalaman Kolam
Hal ini harus kita perhatikan baik-baik. Kita harus tahu dimana letak kolam yang dangkal dan yang dalam. Jangan terburu-buru masuk kekolam tanpa tahu perkiraan kedalamannya. Kemudian ketahui juga dimana batasan antara kolam yang dalam dengan kolam yang dangkal.
Catatan: Perhatikan papan penunjuk kedalaman kolam untuk mengetahui kedalaman kolam
• Keamanan
Keamanan saat berenang itu menjadi faktor yang utama. Kita harus perhatikan lantai di sekitar kolam renang itu licin atau tidak. Kemudian dengan keamanan barang bawaan kita terjamin atau tidak, adakah life guard atau petugas penjaga di sekitar kolam renang. Dan masih banyak lagi.
• Kebersihan
Kebersihan pun harus kita perhatikan. Jangan sampai setelah pulang berlatih tubuh kita malah terkena penyakit. Perhatikan kebersihan air, kejernihannya, sedapat mungkin hindari kolam renang yang banyak mengandung kaporit.
• Kenyamanan
Dengan kita berada di kolam yang nyaman, tenang, dan bersih. Tentunya kita akan merasa nyaman. Jika perasaan nyaman itu sudah muncul dalam diri kita, maka dengan mudah kita dapat belajar dan berlatih renang dengan baik dan benar.
Memantapkan Persiapan Renang
Olahraga renang merupakan satu dari sedikit aktivitas olahraga yang sangat dinamis tanpa menyebabkan cedera seperti gerakan high impact. Selain itu, setiap orang bisa mencoba berbagai gaya renang yang disukai dan cocok. Hasilnya, renang sangat bagus untuk semua umur, terutama orang-orang yang kembali berolahraga lagi, orang tua, atau orang dengan masalah kesehatan yang tak memungkinkan berolahraga jenis lain. Kelebihan lainnya, karena udara sekitar kolam renang sangat lembab, berenang seringkali sangat bagus dilakukan penderita asma.
Awal Latihan
Selain belajar renang sendiri, untuk bisa berenang memang sebaiknya dari instruktur yang mengerti betul gerakan yang benar. Jangan segan untuk bertanya, siapa atau di mana pelatih yang baik bagi olahraga ini. Pada beberapa kolam renang, biasanya menyediakan jasa pelatih olahraga, terutama untuk anak-anak. Pelatih renang ini bisa yang profesional, atau guru-guru yang didatangkan dari Universitas Keguruan.
Berenang adalah latihan bagi kesehatan jantung yang menggerakkan bagian abdominal, tangan, otot gluteus, otot lutut, dan quadricep. Sangat bagus untuk membangun stamina, dan bentuk otot. Terpenting, tidak memaksakan kerja otot, sehingga mengurangi resiko cedera.
Pemanasan dan Pendinginan
Sebelum mulai renang, yakinkan untuk melakukan pemanasan. Bisa misalnya dengan mengayuh sepeda stasioner beberapa saat, berjalan di sekitar kolam, atau gerakan-gerakan peregangan. Sekitar lima sampai 10 menit untuk melakukan pemanasan, dan menyesuaikan detak jantung.
Jika sudah usai, untuk pendinginan jangan langsung mandi. Tutup latihan keras dengan renang santai beberapa menit, atau keluar dari kolam dan berjalan di sekitar kolam, sampai detak jantung kembali ke normal.
Yakinkan, Anda melakukan peregangan pada kelompok otot untuk menghindari cedera, memperbaiki fleksibilitas dan menghindari luka. Kelompok otot itu antara lain biceps, betis, otot gluteus, lutut, quadriceps, dan triceps.
Supaya renang lebih menyenangkan dan meningkatkan porsi latihan, siapkan peralatan yang sesuai. Pertama, baju renang. Baik wanita atau pria harus menggunakan pakaian renang yang didesain sesuai untuk olahraga yang satu ini. Tak ada pilihan lain, sebab akan mempengaruhi gerakan olahraga dalam air. Kedua, kacamata. Alat ini untuk menghindari chlorine, atau kaporit di mata dan memperbaiki pengelihatan dalam air. Ketiga, tutup kepala. Juga menjaga rambut dari chlorine. Tutup kepala diperlukan pada beberapa kolam renang karena kaporitnya sangat banyak.
Program Pemula
Jika Anda sudah mulai bisa berenang kira-kira sejauh 20 m sampai 50 m (ukuran kolam renang yang ideal memiliki panjang 50 m), lakukan program layaknya perenang profesional yang baru saja memulai program latihan mereka. Perlu diingat, diperlukan waktu sekitar 30 menit untuk menyesuaikan iklim latihan renang. Lakukan latihan tiga kali seminggu. Jika tak memungkinkan, jarak renang bisa disesuaikan. Terus naikkan jarak renang Anda setiap minggunya. Untuk pemula, lakukan demi tahap berikut:
1. Pemanasan. 10 menit. Biasanya paling banyak 300 m.
2. 100 m renang gaya bebas.
3. 50 m kaya katak. Lakukan empat kali
4. 50 m gaya bebas. Lakukan empat kali.
5. Pendinginan. 200 m gaya bebas.
Program Intermediate
1. Pemanasan. 400 m gaya bebas.
2. 100 meter renang gaya katak.
3. 100 m gerakan variasi. Lama dan jarak ini terus ditambah, sesuai perkembangan latihan.
4. 200 m gaya bebas. Ulang tiga kali.
5. Istirahat 45 sampai 60 detik pada setiap 200 m.
6. 25 m gaya katak. Ulangi 8 kali.
7. Untuk gaya bebas, beristirahatlah pada setiap jarak, 50, 100, 200, 200, 100, 50. Jarak meningkat dan diturunkan di akhir latihan renang.
8. Pendinginan. Renang 200 m santai seperti gaya yang diinginkan. Lalu naiklah dan lakukan peregangan. (Total jarak 2,3 km).
RENANG – FINA TANGGUHKAN KEPUTUSAN TENTANG PAKAIAN RENANG
Wednesday, 17 June 2009 13:25
Badan renang dunia, FINA, menangguhkan publikasi daftar pakaian renang yang disetujui hingga hari Senin 22 Juni, demikian pengumuman Federasi Renang Prancis (FFN), Selasa.
Paris, 17/6 (Roll Sports) – Badan renang dunia, FINA, menangguhkan publikasi daftar pakaian renang yang disetujui hingga hari Senin 22 Juni, demikian pengumuman Federasi Renang Prancis (FFN), Selasa.
Penemuan-penemuan FINA sedianya dipublikasikan hari Jumat 19 Juni.
FFN meminta FINA untuk menangguhkan publikasi daftar tersebut, agar tidak mempengaruhi kompetisi renang Paris Terbuka, yang akan berlangsung hari Jumat hingga Minggu.
FINA pada 19 Mei mempublikasikan 199 pakaian renang yang disetujui dan mengumumkan bahwa produsen-produsen 136 pakaian renang yang tidak disetujui diberi waktu hingga 19 Juni untuk memodifikasi rancangan mereka.
Penggunaan pakaian renang dalam beberapa tahun belakangan ini menimbulkan kontroversi besar di olahraga tersebut, karena beberapa ahli, termasuk beberapa perenang terkemuka, yakin penggunaan pakaian renang itu memberikan keuntungan yang tak adil di kolam renang.
Secara khusus ia mengecam pakaian renang yang semuanya terbuat dari polyurethane yang dinyatakan dapat membantu kecepatan perenang.
Hal ini membuat FINA meminta agar semua dari 348 pakaian renang, dari 21 produsen, untuk ditinjau kembali sepenuhnya, dengan 10 ditolak dan 136 direkomendasikan untuk dimodifikasi.
“X-Glide” yang dibuat oleh Arena dan “Jaked01″, yang telah digunakan terutama oleh sprinter Prancis Alain Bernard dan Frederic Bousquet masing-masing untuk menciptakan rekor dunia baru, tidak nampak dalam daftar yang disetujui FINA.
FINA tidak secara khusus menyatakan apakah mereka menolak atau menyatakan bahwa pakaian renang itu ada dalam daftar pakaian renang yang harus dimodifikasi.
Bernard memakai pakaian renang X-Glide untuk menciptakan rekor dunia baru 100m dengan catatan waktu 46,94 detik di kejuaraan Prancis di Montpellier bulan April, sementara Bousquet mengalahkan perenang Australia, Eamon Sullivan, yang memegang rekor dunia 21,28 detik di nomor 50m, dengan catatan waktu 20,94 detik.
Bila pakaian renang mereka dinyatakan tidak sah oleh FINA, rekor dunia yang diciptakan oleh Bernard dan Bousquet akan dibatalkan.
Hanya pakaian renang yang disetujui FINA 19 Mei yang diakui di Paris Terbuka. (Uu.S005)
Hasil penelitian di Melbourne, Australia, menunjukkan, secara
statistis IQ anak-anak yang diajarkan berenang sejak bayi lebih
tinggi ketimbang anak-anak yang tak diajarkan berenang atau diajarkan
berenang setelah usia 5 tahun. Anak-anak tersebut diukur IQ-nya
ketika mereka berusia 10 tahun. Tak hanya itu, pertumbuhan fisik,
emosional dan sosialnya pun lebih baik.
Penelitian lain menunjukkan, bayi lebih gampang diajarkan berenang
ketimbang orang dewasa, karena bayi tak pernah memiliki faktor X
semisal bahaya. Bukankah bayi belum mengerti bahaya? Lagi pula, bayi
sangat menyukai air sehingga ia pun akan suka diajak berenang. Nah,
hal ini membuatnya jadi lebih mudah belajar berenang.
Selain itu, bayi baru lahir hingga usia 3 bulan bisa langsung
nyemplung ke dalam air tanpa takut tenggelam, karena pada usia
tersebut, ia memiliki refleks melangkah yang banyak kegunaannya untuk
berenang. “Refleks melangkah merupakan salah satu refleks yang
menyertai bayi seperti halnya refleks menggenggam dan refleks
berjalan,” jelas Dr. Karel Staa dari RS Pondok Indah, yang juga
mantan perenang pemegang rekor 200 meter gaya dada pada
1960-1962.
Jadi, bila kita meletakkan bayi usia di bawah 3 bulan di dalam air,
secara otomatis ia akan menggerak-gerakkan kakinya menyerupai paddle
dog sehingga tak tenggelam. Bisa dikatakan, pada usia di bawah 3
bulan bayi sudah bisa
berenang dengan gaya primitif. Bukan berarti setelah usia tersebut,
bayi tak bisa berenang lagi, lo. Kendati refleksnya sudah menghilang,
ia tetap bisa
melakukan gerakan berenang walaupun tak terorganisir atau acak-acakan.
Soalnya, dengan ada gaya gravitasi, ia merasa ditekan dari bawah air
sehingga ia bisa mengambang. Ia pun jadi senang.
Apalagi sejak di perut ibu, bayi sebenarnya juga sudah berenang dalam
air ketuban selama 9 bulan. Setelah lahir, kemampuannya berenang
tinggal ditingkatkan saja. Bahkan, saking populernya berenang ini, di
luar negeri sampai ada proses melahirkan yang dilakukan di dalam air,
lo. “Secara medis, hal ini tak akan menimbulkan masalah karena
merupakan proses alami.” Jadi, tak ada alasan lagi untuk ragu-ragu
mengajak si kecil berenang, ya, Bu-Pak.
HARUS AMAN
Yang penting diperhatikan, ketika berenang bayi harus merasa aman dan
memang harus ada pengaman. Jadi, orang tua harus mendampinginya. Ini
syarat mutlak, lo. “Jika orang tua sama-sama masuk ke dalam air dan
sama-sama berenang dengan bayi, maka selain merasa aman, bayi pun
bisa merasakan ada respon dari orang tua,” tutur Karel.
Disamping, dengan orang tua mendampingi juga bisa bermain dengan bayi
sehingga ada interaksi antar manusia. “Ini merupakan salah satu
keunggulan berenang.” Coba bandingkan kala bayi baru belajar duduk
atau berjalan, apakah orang tua akan mendampingi dan melakukan
gerakan yang sama terus menerus dengan anak? Kan, enggak. “Nah,
berenang lain. Mereka sama-sama masuk air, sama-sama berenang
sehingga rasa enjoy-nya lebih. Ini akan berguna untuk perkembangan
psikologis anak.” Itulah mengapa, kedua orang tua sebaiknya ikut
bersama bermain di dalam air.
Tentunya, berenang juga berguna untuk pertumbuhan. “Motoriknya
berkembang lebih pesat ketimbang ia hanya bermain di lantai.”
Bukankah saat berenang, semua otot bekerja? Nah, kalau di lantai,
hanya otot-otot tertentu saja yang bekerja. Apalagi jika ibu
memberikan baby walker sehingga bayi jadi terbiasa berjalan dengan
alat itu. Akhirnya, gerakan-gerakan ototnya jadi terbatas karena
hanya otot-otot tertentu saja yang bekerja.
PERHATIKAN KEBERSIHAN AIR
Nah, kini Ibu-Bapak semakin mantap, kan, mengajak si kecil berenang?
Tapi berenangnya di rumah saja, ya, kalau usia si kecil masih di
bawah 6 bulan, agar bisa mengontrol kebersihan dan suhu airnya.
Jangan lupa, di usia ini enzim pencernaan bayi belum matang. Jadi,
kalau ia secara tak sengaja menelan air yang tak bersih kala
berenang, bisa mengakibatkan mencret,
muntah, dan sebagainya.
Bukan berarti di rumah harus ada kolam renang, lo. Toh, banyak benda
yang bisa dijadikan sebagai pengganti kolam renang seperti bak mandi,
ember besar, bathtub, dan lainnya. Nah, biasakan bayi bermain di situ.
“Sebenarnya, ketika bayi tengah mandi atau bermain air merupakan
salah satu cara mengenali atau menghayati air pada anak,” tutur Karel.
Setelah bayi berusia 6 bulan ke atas barulah bawa ia ke kolam renang
terbuka atau umum. “Tapi harus pilih, ya. Mungkin di Indonesia masih
sulit karena kita, kan, enggak punya kolam berenang khusus bayi.
Bahkan kebanyakan kolam renang di Jakarta, air yang dipakai itu-itu
saja, muter saja di situ. Diputarnya pakai mesin lalu ditambahkan
kaporit dan daun-daun atau kotorannya diangkat; sebulan sekali baru
diganti.” Hal ini dikarenakan sulitnya sumber air di Jakarta. Lain
dengan di kota pegunungan seperti Bogor dan Cibodas, “mereka memiliki
kolam renang yang airnya mengalir”.
Jadi, bila mau membawa bayi berenang di kolam renang umum, pilih
waktu yang tepat, yaitu ketika kolam renang masih dalam keadaan
bersih; biasanya di waktu pagi. “Suhunya juga harus disesuaikan,
sebaiknya jangan lebih dari 31 atau 32 derajat celcius.” Khusus untuk
bayi usia satu bulan pertama, suhunya 34-35 derajat celcius.
Kebersihan lain yang harus diperhatikan ialah kaporitnya, “jangan
terlalu jenuh, karena kaporit bisa mengakibatkan iritasi kulit, mata,
dan lainnya.” Ukuran kaporit yang ditetapkan untuk anak adalah 6-8
ppm. Hati-hati, lo, Bu-Pak, jika bayi sudah merasa trauma karena
matanya perih, misal, selanjutnya akan jadi kendala.
UNTUK REKREASI
Yang perlu diingat, jangan sampai orang tua mengajak bayi berenang
untuk mengejar prestasi karena tujuan utamanya adalah rekreasi.
Beberapa asosiasi kedokteran anak di luar negeri malah mengatakan,
berenang pada anak usia di bawah 4 tahun jangan dijadikan tujuan
untuk mengejar prestasi. Di atas usia itu barulah orang tua bisa
mengajarkan gaya-gaya berenang yang ditargetkan untuk prestasi.
Dalam bahasa lain, bayi berenang hanya untuk fun. “Mulai usia setahun
bolehlah diarahkan pada prestasi, tapi tidak dengan cara ditekan,”
ujar Karel. Misal, setiap hari harus berenang 50 meter bolak-balik.
Soalnya, di usia tersebut ia baru bisa mengikuti gerakan-gerakan
renang yang dilakukan orang tuanya. Sama halnya dengan bayi usia
setahun yang suka marah-marah karena melihat orang tuanya yang suka
marah-marah, begitu pula berenang. “Kalau orang tua suka berenang
dengan gaya yang cukup baik maka ia pun akan mengikuti.”
Jadi, ajak si kecil berenang untuk kesehatannya lebih dulu, ya, Bu-
Pak. Soal gaya renang akan mengikuti secara otomatis bila ia sudah
menyukainya. Jangan lupa, ketika mendampinginya, Ibu-Bapak juga harus
fun, lo, bukan lantaran terpaksa.
PERIKSA DULU KONDISI BAYI
Sebelum mengajak si kecil, Ibu-Bapak perlu memeriksakan kondisi
fisiknya ke dokter. Pasalnya, ada beberapa bayi yang tak boleh
melakukan aktivitas
renang semisal bayi yang memiliki kelainan, seperti kelainan jantung
bawaan.
Sementara bayi prematur atau memiliki berat badan rendah ketika lahir,
menurut Karel, bukan pantangan untuk diajak berenang. “Bayi prematur,
kan, lahirnya kurang bulan tapi dengan berjalan waktu ia akan mengejar
ketinggalannya sehingga beratnya akan bertambah.” Jadi, meski waktu
lahir ia sempat tertinggal di belakang, namun pada titik tertentu ia
akan bisa mengejar. Begitu pula bayi yang memiliki berat badan rendah.
Hal lain yang harus diperhatikan ialah:
* Satu jam sebelum berenang, bayi harus sudah makan atau minum.
Jangan ajak bayi berenang dalam keadaaan kekenyangan atau begitu
makan langsung diajak berenang. Jangan pula mengajaknya berenang
dalam keadaan lapar karena dikhawatirkan ia akan minum air kolam.
* Lama berenang paling efektif adalah setengah jam karena bayi perlu
dijaga daya tahan tubuhnya atau dijaga agar tak bosan karena kelamaan.
* Orang tua juga perlu mempelajari pertolongan pertama, sehingga bila
terjadi sesuatu yang tak dikehendaki bisa segera memberikan
pertolongan pertama karena sudah tahu caranya.
Sumber: Tabloid Nakita
——
KUALITAS AIR – Kolam Renang
———————————————————————-
———-
Apa yang dimaksud dengan air kolam renang?
Menurut Permenkes nomor 416/ MENKES/PER/IX/1990 yang dimaksud dengan
air kolam renang adalah air di dalam kolam renang yang digunakan
untuk olah raga renang dan kualitasnya memenuhi syarat kesehatan.
Mengapa kualitas air kolam renang harus selalu dijaga?
Karena air kolam renang yang tidak memenuhi syarat dapat menimbulkan
berbagai penyakit dan gangguan kesehatan lainnya terhadap perenang
(pemakai).
Jenis penyakit apa yang dapat terjadi
Terutama iritasi mata, juga dapat terjadi penyakit kulit
Apa yang dapat menjadi penyebab Iritasi mata tersebut? – Pemberian
kaporit yang berlebihan
- pH air kolam renang yang terlalu asam atau Basa (pH kurang dari 7
atau lebih dari 8).
Apa saja persyaratan air kolam renang?
Syarat air kolam renang sebagaimana persyaratan air bersih sesuai
Peraturan Menteri Kesehatan nomor 416/MENKES/ PER/IX/1990.
DAFTAR PERSYARATAN AIR KOlAM
RENANG
(Permenkes Nobler 416/MENKES/PER/IX/ 1990
No Parameter Satuan Kadar yang diperbolehkan (min dan Max) Keterangan
FISIKA
1. Bau
- – - Bebas dari bau yang mengganggu
2. Benda terapung -
- – Bebas dari bentuk terapung.
3. Kejernihan – - – Piringan sesuai yang diletakkan pada dasar kolam
yang terdalam dapat dilihat jelas dari tepi kolam pada jarak lurus 7m
KIMIAWI
1. Alumunium mg/1 – 0.2
2. Kerasaan (CaSO3) mg/1 30 500
3. Oksigen Terabsorbsi(O2) mg/1 – 0.1 Dalam waktu 4 jam pada suhu
udara
4. pH – 6.5 2.5
5. Sisa Chlor mg/1 0.2 0.5
6. Tembaga Sebagai Cu mg/1 – 1.5
MIKRO BIOLOGIK
1. Koliform total Jml per 100 ml = – 0 ml.
2. Jumlah kuman Jml. kolom/1 ml. – 200
Bagi air kolam renang parameter yang paling penting diperhatikan
adalah: – PH ait,
apabila menyimpang akan menimbulkan Iritasi pada mata dan proses
koagulasi akan terganggu.
- CO2 Agresif,
harus tidak ada, karena akan mengakibatkan karatan pada pipa
- Kesadahan
berpengaruh pada daya pembersih air.
- zat organik
kelebihan zat organik menandakan air kotor.
- H2S,
adanya H2S dalam air berarti sedang terjadi proses pembusukan air
tercemari oleh kotoran atau sumber kotoran lainnya, air berbau,
sehingga tidak memenuhi syarat fisik air.
Apa saja pokok-pokok pengolahan air kolam renang?
Menjernihkan air dengan cara – Membubuhkan zat koagulan seperti tawas
(AL2SO4)3 Soda ash Na2Co3
- Menyaring air melalui saringan (filtrasi)
- Membasmi lumut
Disinfeksi air dengan cara memasukkan zat desifeksia.
Mengapa desinfeksi air kolam renang perlu dilakukan ?
Meskipun setelah melalui proses,penyaringan air kelihatan bersih,
namun harus dicurigai masih adanya bakteri di dalam air tersebut.
Apa maksud dari pemberian zat koagulan pada air kolam renang ?
Pemberian zat koagulan pada air kolam renang bertujuan untuk mengikat
kotoran (zat organic) yang ada dalam air kolam menjadi keping yang
lebih besar agar dapat lebih mudah diambil atau disaring.
Jumlah pembubuhan zat koagulan tergantung dari faktor apa saja ?
- Jumlah kotoran yang terdapat dalam air.
- Keasaman air (pH)
- Volume air dalam kolam renang.
Bagaimana cara pemberian zat Chlor dalam air kolam renang ? -
Menggunakan chloronator, yaitu menggunakan alat pembubuh khusus zat
chlor dalam bentuk gas (C12).
- Pot feeding yaitu suatu alat berbentuk pot cylindris yang digunakan
khusus untuk pembubuh zat chlor dalam bentuk zat cair (larutan zat
chlor).
Kegiatan pengawasan kualitas air kolam renang mencakup:
- Pengamatan lapangan dan pengambilan contoh air termasuk air pada
proses produksi dan distribusi.
- Pemeriksaan contoh air
- Analisis hasil pemeriksaan
- Perumusan Saran dan cara pemecahan masalah yang timbul dari hasil
pemeriksaan.
- Kegiatan tindak lanjut berupa upaya penanggulangan/perbaikan
termasuk penyuluhan.







Recent Comments